Friday, October 7, 2022

Godok Kesadaran Masyarakat, LP3M Universitas Nurul Jadid Adakan Pelatihan Analisis Sosial Undang Alumni Peraih Penghargaan UNESCO

SITUBONDO – Sebagai bentuk pemberdayaan dan pengabdian terhadap masyarakat, LP3M Universitas Nurul Jadid melalui Pusat Kajian Pedesaan dan Agrikultural melaksanakan kegiatan Pelatihan Analisis Sosial pada Senin (29/03/21) di Kampung Uang Pesisir Mandaran Besuki, Situbondo.

LP3M Universitas Nurul Jadid yang mengusung slogan “Belajar untuk riset, Riset untuk mengabdi” melalui kegiatan pelatihan sosial ini berusaha untuk menggalakkan kesadaran masyarakat melalui peningkatan kemampuan analisis sosial melalui penguatan partisipasi, jejaring dan kepekaan sosial.

Dalam acara tersebut diundang sebagai pembicara, Abdul Manan, alumni Pondok Pesantren Nurul Jadid sekaligus pemenang penghargaan UNESCO dan dewan pers (2009) dan sekaligus redaktur Majalah Tempo mulai dari tahun 2001 sampai sekarang.

Acara Pelatihan Analisis Sosial ini sendiri dilaksanakan dalam bentuk rangkaian kegiatan berkelanjutan, kegiatan pemberdayaan dan talkshow kreatif dengan topik Pelatihan Analisis Sosial ini dilaksanakan selama 2 hari mulai dari tanggal 28-29 Maret 2021.

Pada hari pertama, acara Pelatihan Analisis Sosial ini dimulai dengan dengan sesi talkshow dan webinar dengan topik “Membangun desa dari pinggiran melalui penguatan partisipasi, jejaring dan kepekaan sosial” yang dilaksanakan secara daring dan disiarkan langsung dari Wisma Universitas Nurul Jadid.

Acara tersebut cukup sukses dan meriah melihat betapa banyaknya peserta yang hadir dalam virtual Zoom meeting acara tersebut. Acara tersebut juga cukup interaktif dengan lancarnya diskusi virtual dan pertanyaan-pertanyaan inspiratif nan seru yang ditanyakan oleh peserta selama kegiatan pada hari pertama tersebut.

Rangkaian acara pada hari ke-2 adalah kunjungan dan bincang santai dengan masyarakat di daerah binaan Universitas Nurul Jadid di Wilayah Kampung Uang Pesisir Mandaran, Besuki, Situbondo.

Dalam sesi kunjungan dan bincang interaktif dengan masyarakat tersebut, hadir pula jajaran staf civitas akamedika Universitas Nurul Jadid yang turut hadir dan datang ke wilayah binaan untuk mengikuti sesi kunjungan dan bincang interaktif tersebut.

Baca juga :  Serunya Seminar Bisnis "Mulai Aja Dulu", Undang Founder Alexandria Team

Ditemui dan diterima oleh Ketua Paguyuban Pakulima yang merupakan wilayah binaan, dalam sambutannya Joko Malis menerangkan dan menceritakan sepak terjang dan kisah perjalanan panjang Universitas Nurul Jadid dan Pakulima melakukan perubahan dan perbaikan di wilayah Mandaran.

Suasana bincang santai dalam Pelatihan Analisis Sosial di Kampung Uang Mandaran (Foto oleh Rahman)

“Universitas Nurul Jadid mulai masuk ke sini itu mulai tahun 2018, dulu tempat ini masih kumuh sekali. Perlahan namun pasti, lingkungan Kampung Uang kemudian berkembang dan menjadi seperti sekarang. Semuanya itu tak lepas dari sumbangsih Universitas Nurul Jadid” terangnya.

Menurut Joko, kedatangan dan sumbangsih rekan-rekan Universitas Nurul Jadid sangat baik dan sangat disyukurinya. Hal itu beliau terangkan sembari menunjukkan beberapa perubahan dan perbaikan yang berhasil diraih dan bisa dirasakan saat ini.

“Banyak sekali perubahan dan perbaikan yang sudah dicapai dan dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Pembangunan tangkis dan pembersihan sampah secara rutin adalah contoh nyata yang kini dampaknya sangat terasa” Lanjut Joko

“Kedepannya, Kita terus berusaha untuk menjadi lebih baik dan jadi lebih solid lagi. Salah satu medianya adalah dengan rutin mengadakan arisan dan tahlil setiap minggu dan mengadakan shalawatan rutin setiap 2 minggu sekali. Alhamdulillah, hal ini disambut baik dan juga dibantu oleh Universitas Nurul Jadid melalui teman-teman KKN yang turun kesini” tutup Joko dalam sambutannya

H Joko Malis berbincang dengen beberapa peserta kunjungan selama Pelatihan Analisis Sosial di Kampung Uang Mandaran (Foto oleh Rahman)

Ahmad yang merupakan Kepala Desa Pesisir Besuki yang memberikan sambutan setelahnya juga mengutarakan apresiasi dan rasa bangganya dengan datangnya rombongan dari Universitas Nurul Jadid dalam tujuan pelaksanaan pelatihan analisis sosial tersebut.

“Ini langkah strategi (Pelatihan Analisis Sosial) dan benar-benar bisa memberikan dampak nyata, semoga kegiatan ini akan terus terlaksana dan terus memberikan kebermanfaatan dan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat baik di wilayah kampung uang atau di wilayah pesisir secara umum” Ungkap Ahmad dalam sambutannya.

Baca juga :  Ketua PBNU Alissa Wahid: Perempuan NU Dan Pesantren Sebagai Peran Utama Bukan Pendamping

(rhmn)

Comment
Rahman
Rahmanhttps://gubukinspirasi.com
Redaktur Gubuk Inspirasi dan pegiat sastra yang menggelar Perpustakaan Jalanan Besuki membaca setiap hari Sabtu dengan slogan, "Baca gratis seperti udara yang kau hirup"

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler