Friday, August 12, 2022

Quarter Life Crisis : Definisi dan Cara Menghadapinya

Dewasa ini, istilah quarter life crisis makin banyak digunakanNamun, mungkin banyak dari kita yang belum begitu paham apa sebenarnya quarter life crisis itubagaimana tanda-tandanya, dan cara menghadapinya. Simak penjelasan lengkap mengenai quarter life crisis pada artikel ini.

Quarter life crisis atau krisis seperempat abad adalah periode saat seseorang berusia 18–30 tahun merasa tidak memiliki arah, khawatir, bingung, dan galau akan ketidakpastian kehidupannya di masa mendatang. Umumnya, kekhawatiran ini meliputi masalah relasi, percintaan, karier, dan kehidupan sosial.

Mengutip dari 7 Summit Pathway, Quarter-life crisis adalah periode ketidakpastian, stres, dan pencarian jiwa yang mendalam yang dialami banyak anak muda saat mereka memulai babak baru dalam hidup. Transisi bisa menjadi luar biasa. Bukan hal yang aneh bagi mereka yang berusia 20-an atau 30-an untuk menghadapi krisis seperempat kehidupan.

Tidak hanya itu, orang yang mengalami quarter life crisis bahkan kerap mempertanyakan eksistensinya sebagai seorang manusia. Ada juga orang yang sampai merasa bahwa dirinya tidak memiliki tujuan hidup.

Penyebab Quarter Life Crisis

Quarter life crisis biasanya dimulai bila ada masalah “orang dewasa” yang muncul pertama kalinya pada hidup seorang dewasa muda atau bahasa gaulnya ABG. Ada beberapa kondisi yang sering memicu terjadinya quarter life crisis, di antaranya:

  • Mengalami masalah pekerjaan atau finansial
  • Merencanakan karier dan masa depan
  • Menjalani hidup mandiri untuk pertama kalinya
  • Menjalani hubungan romantis yang serius untuk pertama kalinya
  • Mengalami putus cinta setelah menjalani hubungan yang serius sekian lama
  • Melihat teman sebaya sudah mencapai impiannya lebih dulu
  • Membuat keputusan pribadi atau profesional yang akan bertahan dalam jangka waktu yang lama

Tanda-Tanda Quarter Life Crisis

Terdapat beberapa tanda seseorang mengalami Quarter Life Crisis, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menjadi tanda seseorang sedang mengalami quarter life crisis:

  • Merasa bingung akan tujuan hidup;
  • Pencapaian yang didapat tidak sesuai harapan;
  • Kesulitan membuat keputusan dari pilihan yang ada karena takut gagal;
  • Terjebak di masa lalu sehingga sulit menjalani masa sekarang;
  • Sering membanding-bandingkan diri dengan orang lain.

Cara Menghadapi Quarter Life Crisis

Sebenarnya wajar jika Anda mengalami quarter life crisis. Namun, ini tidak boleh dianggap remeh, karena bila tidak dihadapi dengan bijak, quarter life crisis bisa berubah menjadi depresi.

Tapi tenang, terdapa beberapa cara menghadapi Quarte Life Crisis dan melewatinya. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan, antara lain:

1. Berhenti membandingkan pencapaian diri dengan orang lain

Membandingkan diri dengan orang lain hanya akan membuang-buang waktu dan membuat Anda semakin khawatir. Alih-alih memikirkan kehidupan orang lain, mulailah cari tahu apa yang sebenarnya Anda inginkan dalam hidup. Temukan tujuan Anda dari sekarang.

Namun, tanamkan dalam pikiran Anda bahwa jawabannya mungkin tidak akan langsung ada. Fokus saja dengan bagaimana Anda bisa melewati satu hari dengan sebaik-baiknya. Yakinlah bahwa Anda perlahan-lahan akan mengetahui keinginan dan tujuan Anda, bahkan mungkin tanpa Anda sadari.

Nikmati proses tersebut dan jadikan pencarian tujuan tersebut sebagai salah satu bingkai kisah dalam hidup Anda. Setiap orang punya halamannya masing-masing dan membandingkan diri dengan orang lain tidak memberikan apa-apa selain kerugian.

2. Mencari keinginan dan passion diri serta membuat perencanaan untuk mewujudkannya

Ketika Anda bingung akan suatu hal dalam hidup, jadikan itu kesempatan untuk menemukan tujuan baru. Isi hari-hari Anda dengan hal-hal positif untuk menemukan jawaban atas keraguan Anda, hingga akhirnya jawaban tersebut datang dengan sendirinya.

Misalnya, Anda bingung karena merasa tidak cocok dengan pekerjaan. Di samping tetap menjalankan tanggung jawab Anda dalam bekerja, Anda bisa mulai mengisi waktu luang dengan relaksasi, menambah wawasan, mencari kelas online untuk menambah keterampilan, atau mengobrol dengan teman untuk mendapatkan solusi.

Penuhilah keseharian Anda dengan hal positif dan cepat atau lambat, jawaban yang Kalian cari akan datang dengan sendirinya.

3. Mengelilingi diri dengan orang – orang dan lingkungan yang mendukung

Berada di sekeliling orang-orang yang bisa mendukung impian dan cita-cita Anda juga bisa menjadi cara untuk menghadapi quarter life crisis.

Carilah orang-orang yang memiliki minat yang sama dengan Anda, atau orang-orang yang bisa menginspirasi dan membuat Anda menjadi orang yang lebih baik. Dengan begitu, Anda tidak akan merasa sendiri dalam menjalani hidup.

4. Berusaha mencintai diri sendiri dengan mengenali kelebihan dan kekurangan diri

Ketika sedang terjebak dalam quarter life crisis, Anda mungkin akan cenderung mengabaikan berbagai kenikmatan yang sebenarnya Anda miliki. Padahal, untuk mencapai tujuan dalam hidup, Anda perlu menghargai dan mencintai diri Anda terlebih dahulu.

Jadi, mulailah perhatikan kebutuhan Anda, apa yang Anda suka, apa yang membuat Anda nyaman, dan apa yang ingin Anda coba lakukan. Kemudian, wujudkan mereka satu per satu passion Anda dimulai dari yang kecil terlebih dahulu. Tanpa Anda sadari, hal-hal kecil ini akan membuat hidup Anda lebih menyenangkan.


Quarter life crisis bisa menyerang siapa saja, karena sesungguhnya masalah dalam hidup adalah sesuatu yang sangat wajar. Dalam menghadapi fase ini, Anda membutuhkan fisik dan mental yang kuat supaya krisis ini tidak berlanjut lebih jauh.

Oleh karena itu, selain memperhatikan kebutuhan jiwa Anda, jangan lupa juga untuk merawat diri, berolahraga, dan mengonsumsi makanan yang bergizi untuk kesehatan tubuh. Apabila Anda masih mengalami kesulitan dalam menghadapi quarter life crisis, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.

Sebelum Mencintai Orang Lain, Yuk, Cintai Dirimu Sendiri Terlebih Dahulu

Comment
Baca juga :  Apa itu Vaksin Nusantara? Ini Bedanya Dengan Sinovac
Rahman
Rahmanhttps://gubukinspirasi.com
Redaktur Gubuk Inspirasi dan pegiat sastra yang menggelar Perpustakaan Jalanan Besuki membaca setiap hari Sabtu dengan slogan, "Baca gratis seperti udara yang kau hirup"

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler