Friday, October 7, 2022

892 Mahasiswa Unuja Laksanakan Wisuda Secara Hybrid

PROBOLINGGO – Aula Universitas Nurul Jadid tampak ramai pada Minggu (28/11/21). Ruang auditorium besar yang ada di Pondok Pesantren tersebut tampak ramai dan dipenuhi dengan mahasiswa, dosen dan rektorat sedang melaksanakan proses Wisuda secara Hybrid.

Sama dengan tahun sebelumnya, wisudawan/i Universitas Nurul Jadid melaksanakan wisuda secara hybrid. Beberapa wisudawan dan mahasiswa yang berdomisili di Pondok Pesantren hadir di Aula Universitas Nurul Jadid.

Prosesi Wisuda tahun ini diikuti oleh 892 Mahasiswa yang terdiri dari Mahasiswa Fakultas Agama Islam sebanyak 450 orang, Fakultas Teknik sebanyak 316 orang, Fakultas Kesehatan sebanyak 50 orang, Fakultas Sosial dan Humaniora sebanyak 18 orang dan Pasca Sarjana sebanyak 58 orang.

Para Wisudawan/i yang hadir dan diundang secara luring merupakan wisudawan yang berhasil menyabet beberapa penghargaan diantaranya lulusan terbaik untuk masing-masing fakultas dalam bidang akademik dan lulusan terbaik non akademik yang dianugerahkan kepada mahasiswa santri pengurus untuk putra dan putri.

Ghofirul Humam, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam sekaligus pengurus pesantren di bidang IT dan Media dianugerahkan sebagai Wisudawan Santri Pengurus Pesantren Terbaik Putra atas sumbangsih dan kontribusinya sebagai santri dan pengurus pesantren.

Launching Merdeka Belajar Santri

Selain prosesi wisuda, acara pada pagi hari tersebut juga sekaligus menjadi acara launching program Merdeka Belajar Santri yang dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI Nadim Anwar Makarim serta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Dalam postingan yang dipublikasikan, Universitas Nurul Jadid

terus berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah dalam mengimplementasikan program merdeka belajar-kampus merdeka Kemendikbud Ristek RI.

Di tahun 2021, bersama pesantren mitra, UNUJA menginisiasi 6 program unggulan MB-KM Santri yang meliputri program, antara lain :

  1. Program Santri Mengabdi,
  2. Program Santri Mengajar,
  3. Program Pertukaran Santri,
  4. Program SantriPreneur,
  5. Program Santri Peduli,
  6. Program Santri Patriot,
Baca juga :  Keterlambatan Vaksin Lansia, Ini Pendapat Kemenkes

Program tersebut diarahkan dan ditujukan untuk mengembangkan potensi dan kemampuan santri dengan tetap memegang teguh nilai-nilai dan norma kepesantrenan. (*)

(rhmn)

Comment
Rahman
Rahmanhttps://gubukinspirasi.com
Redaktur Gubuk Inspirasi dan pegiat sastra yang menggelar Perpustakaan Jalanan Besuki membaca setiap hari Sabtu dengan slogan, "Baca gratis seperti udara yang kau hirup"

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler