Friday, October 7, 2022

Ketum dan Sekjen PBNU Demisioner; Hakikat Hidup Adalah Berprasangka Baik

JAKARTA – Dalam akun instagram mantan Sekrearis Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjend PBNU), @ahmadhelmyfaishalzaini, mengakui dirinya mendapatkan pencerahan dari KH Said Aqil Siradj, Ketua Umum PBNU masa khidmat 2010-2021, ketika silaturrahim ke kediamannnya.

Helmy menulis bahwa ia memperoleh sebuah pelajaran baru tentang hakikat hidup. Menurutnya, apa yang sedang diinginkan oleh seseorang bisa saja diganti oleh Allah SWT dengan rupa yang lebih baik. Keinginan seseorang tidak bisa disamakan dengan kehendak Allah SWT yang jelas lebih baik.

“Maka tugas kita adalah senantiasa berhusnuddzon dengan semua ketentuan langit,” jelasnya dalam akun instagram miliknya.

Pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat itu mengutip dawuh Kiai Said bahwa dunia adalah permainan dan sandiwara saja. Addunnyaa la’ibun wa lahwun. Lanjut helmy, yang terpenting bagi kita ialah teguh memperjuangkan apapun yang menjadi prinsip kebenaran.

Tidak sebatas itu, ia meneruskan bahwa setiap prasangka baik akan melahirkan hikmah yang besar. Sikap optimis dalam menghadapi segala sesuatu harus terus menerus dijadikan pondasi dalam berpijak.

“Tidak ada hasil yang mengkhianati ikhtiar,” pungkasnya.

Setelah silaturrahim dengan Kiai Said, Helmy mengaku membaca ulang ayat al-Quran yang menjadi pijakan supaya tidak tertipu pada kesenangan dunia, yang artinya:

“Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah permainan dan senda gurau”

“Kitalah yang menggenggam dunia, bukan sebaliknya dunia yang menggenggam kita”

Comment
Baca juga :  5 Pahlawan Nasional Nahdlatul Ulama'
Abdur Rahmad
Abdur Rahmad
Mahasiswa Biru Kuning Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Nurul Jadid Probolinggo, yang tidak lain hanyalah seorang anak kelahiran pulau kecil Giligenting.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler