Monday, October 3, 2022

Hasil Kerja Keras ; Unuja Probolinggo Raih Peringkat 14 dalam AD Scientific Index 2022

PROBOLINGGO – Baru-baru ini AD Scientifix Index baru saja merilis merilis hasil analisis dan pemeringkatan terhadap perguruan-perguruan tinggi di Indonesia.

The AD Scientific Index sendiri merupakan sistem analisa dan pemeringkatan berdasarkan performa ilmu pengetahuan yang diproduksi peneliti.

Tidak seperti sistem lain yang menyediakan evaluasi jurnal dan Universitas, sistem peringkat dan analisis ini berdasarkan pada kinerja penelitian ilmiah dan nilai tambah dari produktivitas penelitian para ilmuwan secara individu.

AD Scientific Index merupakan studi pertama dan satu-satunya yang menunjukkan total dan koefisien produktivitas lima tahun terakhir para ilmuwan berdasarkan pernilaian terhadap indeks-h dan indeks i10 dalam sitasi di Google Scholar.

Selanjutnya, AD Scientific Index memberikan penilaian dan melakukan pemeringkatan terhadap lingkungan akademik di 14.120 universitas yang tersebar di seluruh dunia.

Analisis dan pemeringkatan yang dilakukan oleh AD Scientific Index tersebut juga membantu mengungkapkan hasil jangka menengah dan panjang dari beberapa kebijakan yang diterapkan oleh Perguruan Tinggi.

Data dan index tersebut antara lain meliputi kebijakan ketenagakerjaan dan retensi staf akademik, kebijakan upah, insentif akademik, dan lingkungan kerja ilmiah dalam sebuah perguruan tinggi.

Universitas Nurul Jadid Probolinggo duduki Peringkat 14 dari 5000 Kampus

Berdasarkan hasil analisis dan pemeringkatan oleh AD Scientifix Index, di tahun 2022 ini Universitas Nurul Jadid Probolinggo berhasil meraih peringkat ke-14.

Unuja berada di urutan ke 14 dari 5000 kampus yang didirikan sejak tahun 2010 di Indonesia.

Sementara itu, dalam kategori Top 5000 General Universities in Indonesia, UNUJA berada di peringkat 170 dari 5000 kampus yang dinilai oleh AD Scientific Index.

Posisi pertama diduduki oleh Universitas Airlangga kemudian diikuti oleh Universitas Ahmad Dahlan Jogyakarta di posisi kedua dan Universitas Diponegoro di posisi ketiga.

Baca juga :  Belajar dari Sejarah, GenBI Jatim Adakan Audiensi Undang Ketua Umum Demisioner Untuk Berbagi Pengalaman

Dalam rilisan terbaru tersebut, AD Scientific Index juga memaparkan jumlah peneliti yang terindeks secara global.

Diketahui, terdapat 5 orang peneliti dari Universitas Nurul Jadid Probolinggo yang berkat karya tulis dan penelitiannya terindex secara global.

Atas raihan peringkat ini, Warek I UNUJA, H. Hambali, M.Pd., bersyukur dan mengingatkan bahwa capaian ini bukan sekedar penghargaan saja namun juga sebuah motivasi bagi segenap civitas akademika UNUJA.

“UNUJA sebagai kampus berbasis pesantren, lebih-lebih yang notabene memiliki (asas) Trilogi dan Pancakesadaran Santri Nurul Jadid, patut bersyukur atas capaian ini. Ini membuktikan bahwa kita mampu bersaing dengan kampus-kampus lain di luar sana. Tapi harus diingat bahwa capaian ini harus membuat kita terus bekerja untuk bisa lebih baik lagi. UNUJA harus bisa terus meningkatkan mutu, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” ucap Hambali.

Raihan ini tidak lain dan tidak bukan merupakan hasil dari jerih payah seluruh pihak baik mahasiswa, tenaga pengajar dan civitas akademika lainnya.

Raihan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu di berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik. (*)

(rhmn)

Comment
Rahman
Rahmanhttps://gubukinspirasi.com
Redaktur Gubuk Inspirasi dan pegiat sastra yang menggelar Perpustakaan Jalanan Besuki membaca setiap hari Sabtu dengan slogan, "Baca gratis seperti udara yang kau hirup"

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler