Friday, October 7, 2022

Kisah Seorang Pemuda Buta yang Diantar Iblis ke Masjid – Alkisah

ALKISAH, GUBUKINSPIRASI.com – Cerita Islami berikut merupakan kisah tentang seorang pemuda yang buta sejak lahir dan suatu hari diantar oleh Iblis pergi ke Masjid. Dilansir Jurnal Palopo dari faktaislamikini berikut kisahnya.

Pemuda yang dimaksud bernama Abdullah bin Umar bin Syuraih. Dia buta sejak lahir dan orang-orang memanggilnya Abdullah bin Umi Maktum.

Meskipun dia buta, dia tetap rajin menimba ilmu tentang Islam dan bahkan selalu pergi ke masjid setiap hari untuk shalat berjamaah.

Suatu hari, Abdullah datang kepada Rasulullah meminta izin tidak bisa pergi shalat berjamaah karena tidak ada yang menuntunnya ke masjid.

Abdullah berkata ‘Wahai Rasulullah, bolehkah aku meminta keringanan untuk tidak mengikuti jamaah shalat subuh?’

Rasullah kemudian berbalik bertanya, ‘Apakah engkau mendengar azan?’, Abdullah menjawab, ‘Ya’.

Rasulullah pun berkata jika begitu maka tidak ada alasan bagimu untuk meninggalkan shalat berjamaah.

Abdullah terdiam, kemudian menuruti perintah Rasulullah. Dia lalu berjanji untuk tetap istiqamah datang ke masjid shalat berjamaah.

Setelah perkataan Rasulullah itu, Abdullah kemudian pergi ke masjid sendirian. Saat berjalan, dia tersandung batu dan jatuh tersungkur hingga kepalanya berdarah.

Abdullah mengusap darahnya yang mengalir lalu berdiri kembali melanjutkan perjalananya. Kesakitan yang dia rasa bukan penghalang untuk pergi ke masjid shalat berjamaah.

Tiba-tiba terdengar suara seorang pemuda menawarkan bantuan. Pemuda itu menawarkan diri menuntut Abdullah ke masjid dan bahkan menungguinya lalu mengantarnya kembali pulang.

Abdullah merasa bersyukur dan berpikir Allah telah mengirimkan penolong untuknya. Pemuda itu bukan hanya mengantar Abdullah sekali tetapi setiap hari.

Setiap hari pemuda itu menuntun Abdullah ke masjid dan menungguinya dengan sabar hingga selesai shalat lalu menuntunnya pulang ke rumahnya lagi.

Abdullah sangat bahagia ada seseorang yang selalu menuntunnya dengan ikhlas tanpa meminta imbalan.

Anehnya, sosok pemuda itu tidak pernah memberitahu namanya. Abdullah selalu menanyainya tetapi pemuda itu selalu mengelaknya.

Baca juga :  Bayar Zakat Fitrah Bisa Pakai Uang? Berikut Penjelesannya!

Hingga suatu hari, Abdullah bersikeras ingin mengetahui nama si pemuda itu. Dia mengatakan tidak ingin dituntun lagi jika tidak diberitahu namanya.

Karena sosok pemuda itu masih ingin menuntun Abdullah, maka dia pun memberitahu identitasnya.

“Baiklah, aku katakan siapa aku. Sebenarnya aku adalah iblis,” sahut sosok pemuda.

Abdullah heran dan mengapa iblis menolongnya. Dia berkata bukankah pekerjaan iblis adalah menghalangi kebaikan, tetapi iblis ini malah menuntunya setiap hari ke masjid shalat berjamaah.

Iblis itu pun berkata, ‘Masih ingatkah engkau saat pergi ke masjid lalu engkau tersandung batu dan berdarah? Aku mendengar malaikat mengatakan bahwa separuh dosamu telah diampuni karena hal itu. Aku tidak mau engkau terjatuh lagi hingga habislah dosamu diampuni semuanya’.

Abdullah tercengang, ternyata sosok pemuda yang dikira baik hati adalah iblis yang tidak rela jika dosa-dosanya diampuni semuanya oleh Allah.***

(Zahra Ghazali)

Comment

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler