Sunday, October 2, 2022

Halal Bihalal Paguyuban Pakulima ; Bukan Sekedar Momen Berkumpul Namun Juga Rekonsiliasi Sekaligus Menyatukan Visi

SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.com – Halal Bihalal merupakan kegiatan yang biasak dilaksanakan pada bulan Syawal seusai satu bulan penuh melaksanakan ibadah puasa.

Momen halal bihalal biasanya diisi dengan kegiatan ramah tamah dan bermaaf-maafan.

Hal tersebut juga menjadi agenda dalam kegiatan yang dilaksanakan di Paguyuban Pakulima pada Jum’at (20/05/22) pagi tersebut.

Sedikit berbeda dengan kegiatan halal bihalal pada umumnya, kegiatan pagi tersebut turut mengundang Camat Besuki serta Kepala Desa Pesisir untuk hadir dan bertukar pikiran.

Kilas Balik Perkembangan Pakulima

Kegiatan Halal bihalal tersebut menjadi sebuah momen tapak tilas perjalanan dan perkembangan wilayah Kampung Uang, Desa Mandaran dari awalnya wilayah yang kumuh kemudian bertranformasi dan menjadi seperti dewasa ini.

H. Joko Malis yang merupakan ketua Paguyuban menyampaikan ucapan terimakasih kepada para undangan yang hadir serta memberikan sedikit motivasi dan cerita kepada para anggota paguyuban yang hadir.

“Semua yang Kita lakukan disini, bukan sekedar untuk Kita saja. Tapi, nantinya akan menjemput dan membimbing Kita semua suatu saat nanti” Ucap H. Joko Malis perihal kegiatan-kegiatan rutin paguyuban selama ini.

Paguyuban Pakulima, secara rutin mengadakan kegiatan pengajian, pembacaan Sholawat Nariyah, Kajian Kitab dan Arisan yang dilaksanakan secara periodik sebagai bentuk pengikat tali silaturahmi satu sama lain.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari H. Hambali yang merupakan pembina paguyuban.

Dalam sambutannya, Hambali banyak menceritakan dan mengenan kembali perjalanan dan perubahan yang terjadi di wilayah Kampung Uang mulai dari sebelum adanya Paguyuban hingga kini empat tahun berdiri.

“Semua yang ada disini merupakan sebuah bukti Pak Camat. Bukti bahwa masyarakat dan praktisi pendidikan bukan hanya memberikan dampak positif kepada masyarakat sekitar namun juga mampu berkolaborasi dan berkontribusi terhadap pemerintah itu sendiri.” Terang Hambali.

Baca juga :  Pertama Kali, Wisuda Universitas Nurul Jadid Dilaksanakan Secara Daring

Pak Camat Besuki yang hadir pada kegiatan tersebut lantas juga memberikan sambutan sekaligus memberikan himbauan kepada masyarakat.

Beliau menjelaskan keselarasan pemikiran dalam upaya pengembangan wilayah Kampung Uang, Mandaran.

Selain pesan tersebut, Camat Besuki juga memberikan himbauan kepada Masyarakat untuk terus semangat dan tidak kendor menjaga kesehatan dan ketertiban umum.

Kepala Desa Pesisir lantas menjadi tokoh terakhir yang memberikan sambutan dan berbagi pikiran kepada segenap undangan dan masyarakat yang hadir dalam acara halal bihalal pada pagi hari tersebut.

Di tengah suasan yang cukup kekeluargaan tersebut, terdapat sebuah momen menarik yang terjadi.

Beberapa mahasiswi KKN Universitas Nurul Jadid yang sedang diterjunkan ke wilayah Kampung Uang, Mandaran diberi hukuman untuk duduk di bawah terik matahari karena datang terlambat.

“Ini merupakan bentuk pembangunan karakter bagi semuanya agar bisa menjaga kedisiplinan dan tanggung jawabnya” Terang Hambali yang juga merupakan Dosen pembimbing mahasiswa KKN UNUJA 2022. (*)

(rhmn/er)

Comment
Rahman
Rahmanhttps://gubukinspirasi.com
Redaktur Gubuk Inspirasi dan pegiat sastra yang menggelar Perpustakaan Jalanan Besuki membaca setiap hari Sabtu dengan slogan, "Baca gratis seperti udara yang kau hirup"

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler