Thursday, October 6, 2022

Rektor UNUJA; Indonesia masih terhambat menuju persaingan Globalisasi

“Kunci di era global adalah masyarakat harus banyak bicara dan banyak mengisi di beberapa sektor dengan penguatan SDM yang memadai,” ucap KH Abdul Hamid Wahid di acara seminar sehari.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Indonesian Tamaddunis Forum (ITF) yang bertajuk “Memulihkan Bersama Kabupaten Probolinggo di Tengah Persaingan Masyarakat Global” yang bertempat di Gedung Islamic Center, Kraksaan, 11 Agustus 2022.

Perang antara Rusia dan Ukraina, lanjut Gus Hamid sapaan akrabnya, memberikan dampak terhadap dunia, sehingga Indonesia turut menjadi salah satu negara yang terhambat menuju era globalisasi.

“Efek dari perang tersebut seperti naiknya sekian persen bahan bakar di Indonesia yang merembet sampai ke Probolinggo,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Nurul Jadid.

Dengan adanya Industri 4.0 membuat kecanggihan mesin seolah-olah akan mengalahkan dan meminggirkan manusia. Meskipun menurut beliau, tenaga manusia juga tidak akan pernah terpinggirkan sepenuhnya. “Kondisi ini menuntut sumber daya manusia harus lebih inovatif dan kreatif supaya berkualitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, catatan perjalanan globalisasi tidak berjalan dengan lancar. “Globalisasi tidak berjalan secara linier. Pada tahun 1992, seluruh kepala negara berkumpul di Istana Bogor membahas perkembangan yang akan terjadi pada 2020 dalam memasuki era Globalisasi. Namun, perjalanan tersebut tidak berjalan mulus bahkan terhambat,” pungkasnya.

Pewarta: Badrul Nurul Hisyam

Comment
Baca juga :  Solar Cell Charging Station - Inovasi Publik Karya Dosen UNUJA yang Diapresiasi Masyarakat
Gubuk Inspirasi
Gubuk Inspirasihttps://gubukinspirasi.com/
Gubuk Inspirasi adalah website berita sehari-hari yang berisi berbagai berita dan tulisan hangat dan ringan untuk menemani hari-harimu. Berkembang dan terus berevolusi secara perlahan dan pasti sembari membangun dan membentuk identitas sebagai sebuah website berita yang berbeda dan menarik Kirimkan tulisan dan karyamu ke redaksi kami melalui form kirim tulisan yang tersedia

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler