Wednesday, November 30, 2022

Spelunking : Hobi Ekstrem Jelajahi Gua Sempit

TRAVEL, GUBUKINSPIRASI.com – Pernahkah kalian membayangkan terjebak dalam sebuah gua sempit yang gelap dan lembab sendirian. Pastinya sangat menakutkan dan kalian hindari. Namun lain halnya bagi orang-orang yang gemar menyusuri “Lubang Sempit”, atau yang lebih dikenal dengan Spelunking Cave (susur gua). Seseorang yang dengan hobi itu akrab dengan sebutan spelunker.

Spelunking cave merupakan aktivias rekreasi menjelajahi gua atau lorong berbatu dengan berjalan, memanjat, meremas, hingga merangkak melalui lorong-lorong yang sempit, lembab dan gelap. Para spelunker menyusuri gua-gua tersbut dengan berbagai teknik seperti melakukan zip line atau rappeling untuk menuruni level gua yang berbeda, bahkan mereka juga menyelam di bawah air untuk menyusuri gua-gua tertentu.

Spelunker yang sedang menyelam di dalam air saat sedang menjalajahi salah satu gua

Meski terdengar berbahaya dan menakutkan, spelunking cave menjadi salah satu hobi yang cukup digemari. Dikutip dari National Geographic, disebutkan bahwa para spelunker memandang bahwa kegelapan dan ruang sempit menjadi menarik dan menantang. Terutama bagi mereka yang bisa merasakan keindahan dalam gelap.

Bahkan di Amerika Serikat terdapat sebuah lembaga yang mengatur olahraga spelunking ini, yakni The National Speleological Society (NSS). Mereka juga bertugas merekap dan menyimpan database secara lengkap klub spelunking atau caving (istilah lain spelunking) lokal yang ada di Amerika Serikat.

Penjelajah Kory Kowallis, tengah melakukan susur gua ke bagian Scout Trap, di Gua Nutty Putty.

Dalam sebuah artikel berjudul  What You Need to Know About Spelunking yang dipublikasikan oleh Travel Channel memaparkan apa-apa saja yang perlu dibawa. Karena berada di ruang yang terbatas maka perlengkapan yang dibawa harus sesedikit mungkin.

Berikut atribut yang perlu disiapkan sebelum menjelajahi gua

  • Helm

Dengan berbagai hal tidak terduga yang menanti, penggunaan helm wajib hukumnya bagi spelunker. Bayangkan jika terdapat stalaktit tajam yang menggantung rendah siap menghantam kepala sedangkan jarak pandang dan cahay senter tidak menjangkau.

  • Headlamp
Baca juga :  5 Destinasi Wisata di Asia Tenggara Kembali Dibuka, Ada Indonesia

Berada di ruangan gelap pasti memerlukan pencahayaan. Meski tak dapat menerangi sepenuhnya namun sedikit cahaya sangat membantu.

  • Perlengkapan P3K

Perlengkapan P3kK dibawa sesederhana dan sepraktis mungkin. Hal ini penting agar splunker dapat dengan cepat menangani goresan atau memar sebelum terinfeksi.

  • Makanan dan air

Ketersediaan perlengkapan losgitik yang cukup untuk mengisi kembali energi juga sangatlah penting. Karena spelunking merupakan olahraga yang tak hanya mengurus tenaga fisik namun juga mental.

  • Kamera

Selain untuk mengabadikan momen terbaik selama menjelajah, adanya perangkat untuk dokumentasi juga berfungsi untuk memberikan informasi kepada dunia luar mengenai gua yang tersebut.

Penggunaan teknik Zip Line atau Rappelling oleh Spelunker

Dalam artikel tersebut juga disarankan bagi spelunker untuk tidak menjelajah sendiri. Dengan berkelompok akan meminimalisir hal-hal berbahaya salama penjelajahan.

Karena tak jarang terjadi tragedi yang menimpa para spenlunker. Contohnya seperti tragedi tragis pada tahun 2009, sebuah rombongan keluarga dari Utah melakukan spelunking di Gua Nutty Putty. Nahas, salah satu dari mereka harus terjebak selama 27 jam dan tewas, hingga jasadnya pun tak mampu dibebaskan dari gua tersebut.

Jadi kalian para traveler tertarik untuk mencoba hal menarik satu ini ?

Comment
PID
PID
Seorang bapak tanpa anak yang sebenarnya jarang menulis tapi ingin ikut-ikutan narsis

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler