Tuesday, November 29, 2022

Worht It Gak Pakai Bata Ringan ? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

HOME CARE. GUBUKINSPIRASI.com –Penggunaan material bangunan berbobot ringan kini semakin populer. Tidak hanya material baja ringan yang digunakan untuk struktur bangunan rumah, kini salah satu bahan baku pembuat dinding, yaitu bata ringan, juga sangat diminati dan mulai menyaingi permintaan bata konvensional.

Sifatnya yang ringan namun solid sehingga tetap tahan terhadap goncangan menjadi satu dari sekian banyak keunggulan bata ringan. Selain itu, bata ringan juga lebih terjamin kualitas materialnya

Bata ringan atau juga disebut bata hebel merupakan salah satu pilihan material yang digunakan untuk pembuatan tembok atau dinding. Bata ringan sendiri tergolong material bangunan yang lebih baru daripada bata merah, yang mana keduanya seringkali dibanding-bandingkan.

Berbeda dengan batako atau bata merah yang proses produksinya masih dilakukan secara tradisional, bata ringan merupakan material fabrikasi yang diproduksi menggunakan mesin canggih. Bahan baku bata ringan terbuat dari beton (semen, pasir kuarsa, dan gipsum) yang dicampur dengan pasta alumunium.

Lalu keuntungan apa saja yang didapatkan dari penggunaan bata ringan ini ? Simak selengkapnya !

BATA RINGAN

Bata ringan juga dikenal dengan nama pasarnya, yakni bata hebel atau bata celcon. Terdapat dua jenis bata ringan yang umum dipakai sebagai bahan baku penyusun dinding bangunan, yaitu Autoclaved Aerated Concrete (AAC) dan Cellular Lightweight Concrete (CLC).

Bata Ringan/ Bata Hebel

Kedua bata ringan ini dibuat dari campuran material yang sama, namun komposisi tiap-tiap materialnya berbeda. Proses pengeringan dua bata ringan ini juga berbeda. AAC dikeringkan dengan menggunakan tekanan tinggi, sedangkan CLC dikeringkan secara alami.

Jenis bata ringan yang dipilih menentukan seberapa cepat produktivitas pemasangan dan besar biaya yang dikeluarkan. Bata ringan AAC jauh lebih cepat dari bata ringan CLC, namun membutuhkan biaya yang lebih besar dalam pemasangannya.

Kelebihan Bata Ringan

Pemasangan Bata Hebel

Berikut merupakan kelebihan yang dimiliki bata ringan;

1. Bobot yang Ringan

Sesuai namanya, bata hebel mempunya bobot yang lebih ringan dengan bata jenis lainnya. Dengan begitu, beban struktur menjadi lebih kecil. Hal ini dikarenakan terdapat banyak rongga udara yang terikat di dalamnya. Meski begitu, bata ringan cenderung menyebabkan bangunan yang lebih tahan guncangan lho.

Baca juga :  10 Tips Mudah Mengatur Ruangan Agar Jadi Lebih Luas dan Rapi

2. Ketahanan Sekuat Beton

Meski memiliki bobot dan bentuk yang lebih ringan, namun bata hebel cenderung berdaya tahan kuat. Sebab, komposisi bahannya terbuat dari campuran beton. Tak heran kalau bata ringan ini tentungan memiliki ketahan yang sama kuatnya dengan material beton.

Hal menarik lainnya adalah ketahanan dan kekuatan bata hebel ini sudah memenuhi standar bahan bangunan anti gempa. Untuk itu, banyak gedung bertingkat serta pusat perbelanjaan yang menggunakan bata ringan sebagai bahan bangunannya.

3. Insulator Suhu yang Baik

Tak hanya berbobot ringan serta berdaya tahan kuat pada sebuah bangunan. Bata ringan juga mampu membuat bangunan secara utuh terlindungi dengan baik. Pori-pori yang didapatkan dari permukaan bata hebel yang ringan ini mampu menyerap udara panas dari luar ruangan. Hal itu dapat mempertahankan suhu dingin di dalam ruangan.

4. Proses Pemasangan Lebih Cepat

Bata ringan memiliki sisi yang lebih presisi dan tingkat kerataan permukaan yang lebih mulus. Tentu hal ini menjadi kelebihan dibandingkan bentuk bata tradisional. Hal ini bisa mempercepat proses pengerjaan konstruksi dari sebuah bangunan.

Bobotnya yang sangat  ringan juga memudahkan proses pemasangan bata ringan. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan hasil yang lebih rapi secara maksimal.

5. Finishing Dinding Lebih Mudah

Proses pemasangan yang cepat juga akan membuat proses akhir tahapan pembuatan dinding juga menjadi lebih cepat. Lain halnya dengan bata konvensional yang memakan waktu lebih lama untuk menghaluskan permukaan dengan semen terlebih dahulu. Dengan tekstur permukaan yang lebih halus dan rata, bata ringan tidak memerlukan pelapisan yang tebal pada permukaannya. Bahkan, permukaan bata ringan bisa langsung dicat atau dibiarkan unfinished jika ingin memiliki tampilan dinding ekspos.

Proses plester bata ringan

6. Hemat Biaya Pemasangan

Harga satuan bata ringan memang cenderung lebih mahal dari bata merah. Namun jika menggunakan bata ringan sebagai bahan untuk membangun rumah, kamu bisa menghemat biaya pemakaian plester sebanyak 50 persen.

Hal ini karena proses pemasangan bata ringan lebih praktis dan cpeat. Dengan begitu, kamu juga dapat mengurangi biaya harian pekerja bangunan.

Baca juga :  5 Tanaman Obat yang Mudah Ditanam di Rumah, Apa Saja?

7. Kedap Suara dan Air

Karena bentuknya yang solid dan padat juga membuat bata hebel termasuk kedalam material bangunan yang memiliki kualitas kedap suara sehingga mampu menghalau suara bisingg yang masuk ke dalam ruangan.

Tak hanya itu, bata ringan juga dikenal kedap air. Oleh karenanya, kemungkinan terjadinya rembesan air pada dinding akan sangat kecil.

Kekurangan Bata Ringan

Berikut lima kekurangan bata hebel yang bisa kamu jadikan bahan pertimbangan sebelum menggunakannya:

1. Harga Lebih Mahal

Proses pembuatan bata hebel biasanya menggunakan teknologi yang lebih canggih. Hal itulah yang cenderung membuat bata hebel ini memiliki harga yang lebih mahal daripada bata jenis lainnya.

Selain membutuhkan perekat khusus, dalam pemasangan bata ringan dibutuhkan pekerja yang berpengalaman

2. Penggunaan Tukang Berpengalaman

Bata ringan memiliki pengerjaan yang berbeda dengan pemasangan bata lainnya. Roskam yang digunakan pun tentu akan berbeda. Pemasangan bata hebel biasanya menggunakan roskan yang bergigi. Untuk itu, dibutuhkan tukang yang lebih ahli dan telah berpengalaman dalam memasang bata hebel. Sebab, tak semua tukang bangunan bisa memasang bata ringan ini.

3. Proses Pengeringan yang Lebih Lama

Proses pengeringanbata ringan akan lebih lama jika pengerjaan bangunan dilakukan pada musim hujan. Sebab, jika bata hebel ini terkena basah terlalu lama maka proses pengeringan akan butuh waktu yang cukup lama. Proses pemasangan bata hebel harus selesai dalam kondisi benar-benar kering. Apabila tetap memaksakan menggunakan plester sebelum kering biasanya dapat menimbulkan bercak kuning pada plester.

4. Butuh Perekat Khusus

Bata hebel juga cenderung membutuhkan perekat khusus. Berbeda dengan bata lainnya, beta ringan ini menggunakan perekat berupa semen instan. Namun, kamu bisa menemukannya dengan mudah di pasaran.

5. Bisa Menyisakan Banyak Bahan

Proses produksinya yang manual membuat kualitas menjadi kurang beragam. Selain itu, ukurannya yang tak sama juga cenderung membuat bahan yang terbuang menjadi lebih banyak. Untuk itu, kamu perlu melakukan perhitungan yang cepat sebelum memasangnya.

Itulah berbagai kelebihan dan kekurangan bata hebel dalam pembangunan rumah

Comment
PID
PID
Seorang bapak tanpa anak yang sebenarnya jarang menulis tapi ingin ikut-ikutan narsis

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler