Tuesday, January 31, 2023

Pemkab Banyuwangi Kuatkan Literasi Masyarakat Melalui Talkshow Desa Adat dan Pameran Osing Kemiren di Festival Literasi 2022 Banyuwangi

BANYUWANGI, GUBUKINSPRIASI.com – Pendopo Kabupaten Banyuwangi menjadi venue pelaksanaan kegiatan Pameran Osing serta Talkshow Desa adat dalam rangkaian kegiatan Festival Literasi 2022 Banyuwangi pada Senin (12/12/22).

Dalam kegiatan Festival Literasi 2022 Banyuwangi, turut datang tokoh adat dari beberapa desa Adat seperti Desa Adat Osing Kemiren, Panglipuran (Bali), Baduy serta beberapa tokoh adat desa wisata lainnya.

Acara Festival Literasi 2022 Banyuwangi merupakan kegiatan hasil kolaborasi dari Pemkab Banyuwangi bersama dengan Bank Indonesia KPWDn Jember serta Perpusnas Press.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Festival Literasi 2022 Banyuwangi, sebanyak 10 orang penulis muda diundang untuk mengikuti kelas inkubator kepenulisan secara luring serta terjun langsung berbaur dengan masyarakat adat di Desa Osing Kemiren Banyuwangi.

Hasil karya tulisan 10 penulis muda tersebut kemudian dikompilasikan ke dalam sebuah buku terbitan Perpusnas Press dengan judul “Merawat Tradisi ; Merekam Jejak Budaya Osing Kemiren”.

Kepala Perwakilan BI Jember, Yukon Afrinaldo secara langsung menyerahkan buku “Merawat Tradisi ; Merekam Jejak Budaya Osing Kemiren” kepada bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani pada pembukaan Festival Literasi 2022 Banyuwangi.

“Kebudayaan dan kesenian adalah salah satu bagian penting dalam pembangunan Banyuwangi dengan tetap mengedepankan nilai-nilai luhur dan kebudayaan tanpa menghapus yang sudah ada sebelumnya.” Jelas Ipuk dalam Sambutannya di acara Festival Literasi 2022 Banyuwangi Senin (12/12/22).

Melalui sambutannya, Ipuk juga menjelaskan bahwa selain kebudayaan dan kesenian, literasi juga merupakan bagian penting yang perlu dikembangkan di tengah-tengah masyarakat.

“Sekitar 7 tahun yang lalu, Kebudayaan dan Kesenian memang sudah menjadi bagian dari Banyuwangi. Sayangnya masih belum dikemas dengan baik sehingga tidak memberikan dampak yang signifikan. Oleh karenanya, kebudayaan dan kesenian yang dikemas dengan literasi yang baik dapat menjadi sebuah kekuatan yang tidak hanya menguntungkan para budayawan dan seniman namun juga seluruh aspek yang ada.” Lanjut Ipuk.

Baca juga :  ROHIS AL-FURQON SMAN 1 BESUKI GELAR WEBINAR VIRTUAL BERTAJUK “Ketika Fiqh Berbicara; Memahami Tubuh Perempuan”

Acara Festival Literasi 2022 Banyuwangi di Pendopo Kabupaten Banyuwangi pagi tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyerahan buku secara simbolis.

Rangkaian kegiatan pagi hari tersebut kemudian ditutup dengan Talkshow Desa Adat dengan topik “Desa Adat Wisata, Peran Budaya dan Kearifan Lokal pada Pemulihan Ekonomi Lokal Daerah ; Mengulik Praktik Terbaik Pengelolaan Desa Wisata Berbasis Desa Adat di Indonesia”. (*)

(rhmn/er)

Comment

Rahman
Rahmanhttps://gubukinspirasi.com
Redaktur Gubuk Inspirasi dan pegiat sastra yang menggelar Perpustakaan Jalanan Besuki membaca setiap hari Sabtu dengan slogan, "Baca gratis seperti udara yang kau hirup"

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Verified by MonsterInsights