Saturday, June 3, 2023

3 Hikmah Dari Kisah Perselingkuhan Menantu Dan Suami

NARASI, GUBUKINSPIRASI.com – Beberapa waktu lalu sempat heboh dan viral tentang perselingkuhan antara menantu dengan mertua. Udah dikasih produknya malah minta pabriknya, fakta yang lebih mengejutkan adalah, perselingkuhan itu juga terjadi bahkan sebelum mereka menikah pada 4 April 2021 lalu dan telah sampai pada tahap hubungan intim alias zina.

Puncaknya terjadi pada tanggal 16 November 2022, saat sang istri tidak ada di rumah karena bekerja. Menantu dan mertua ini digrebek oleh warga setempat sedang melakukan perbuatan tak senonoh di kamar. Karena panik, sang suami bejat ini lari melalui kamar mandi, sedangkan sang mertua ditemukan sudah tidak memakai selehai pakaian pun.

Sebenarnya saya tidak ingin kepo, melihat podcast saja saya tidak pernah. Saya baru membaca beritanya setelah ingin menulis Esai ini. Kira-kira ada beberapa hikmah dan pelajaran yang saya simpulkan dari kejadian tidak lazim ini.

Yang pertama adalah, Agama sebagai bekal dan pondasi utama dalam kehidupan. Betapa agama sangat mengatur kehidupan ini agar manusia benar-benar menjadi manusia dan bisa sampai pada ridha Allah SWT. “Wahai orang-orang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari Api Neraka” (terjemahan. QS. At-Tahrim ayat 6).

Memang ayat di atas tidak berarti dasar agama sebagai pondasi kehidupan, namun dengan apa kita menjaga keluarga kita dari api neraka? Jawabannya tiada lain dengan menggunakan iman dan taqwa. Sedangkan iman dan taqwa baru bisa diperoleh setelah belajar ilmu agama dengan baik. Belum lagi masalah-masalah yang berkaitan dengan Fiqh rumah tangga, seperti hukum-hukum Fiqh saat istri sedang haid, nifas dan masih banyak lagi.

Meme yang banyak beredar di internet terkait dengan kasus Suami dan Mertua / Istimewa

Bagaimana pun istri adalah tanggung jawab suami, mulai dari segi ekonomi sampai menanggung dosa anak juga istri. Bahkan Nabi Muhammad SAW pun bersabda: “Sungguh iblis meletakkan kursi singgasananya di atas air (lautan). Lalu ia utus pasukannya untuk menggoda manusia. Yang paling dekat dengannya adalah yang paling besar fitnahnya. Salah satunya datang menghadap dan berkata: ‘Aku telah melakukan ini itu.’ Iblis menjawab: ‘Kamu belum melakukan apa pun. Nabi saw bersabda: ‘Lalu datang yang lainnya dan berkata: ‘Aku tidak meninggalkan manusia hingga aku pisahkan antara dia dan istrinya.’ Nabi saw bersabda: ‘Lalu iblis itu mendekatkan salah satu pasukannya itu kepadanya dan berkata: ‘Kamu adalah pasukanku terbaik’.” (HR Muslim). (Abdul Wahab as-Sya’rani, Lawaqihul Anwar fi Bayanil ‘Uhudil Muhammadiyyah, [Beirut, Darul Kutubil ‘Ilmiyah: 2005], halaman 589-590).

Yang kedua kita harus beruang atau berduit. Mengapa begitu? Hal ini lebih ditujukan kepada laki-laki, saya yakin hal itu terjadi karena tersangka masih tinggal serumah dengan mertua. Sang mantan suami diketahui bekerja di sebuah minimarket dan mendirikan usaha mie Ayam bersama sang istri dengan nama Zyma Food. Kemungkinan kecil bahkan tidak ada kemungkinan sama sekali mereka akan selingkuh jika tinggal di rumah yang berbeda dengan mertua.

Baca juga :  Figur Perempuan Sebagai Pemimpin

Kalau tinggal serumah dengan mertua kita tidak akan merasa bebas melanglang buana saat akan bermesra-mesraan bahkan bermain ‘Ampar-ampar Pisang’ dengan pasangan. Suka duka berumah tangga bakalan lebih terasa, sebab mertua sudah tidak akan ikut campur berbagai urusan suami-istri.

Yang terakhir adalah, memilih pasangan yang tepat. Di antara tujuan pernikahan adalah terciptanya keluarga yang sakinah (tenteram dan bahagia),  yang berdiri di atas podasi mawaddah wa rahmah (cinta dan kasih sayang). Tanda-tanda bahwa di memang pasangan yang tepat bagimu adalah saat kamu dekat dengannya kamu merasa nyaman dan aman.

Di antara salah satu sebab gagalnya rumah tangga adalah pasangan yang belum mencapai kedewasaan dalam menghadapi masalah rumah tangganya. Kesimpulannya adalah, jangan terburu-buru dalam menentukan pasangan hidup, karena menikah adalah ibadah terlama di dunia bahkan sampai akhirat. Perlu ada waktu untuk saling mengenal lebih dalam antara keduanya. (*)

*Hasby Ilman Hafid, biasa dipanggil Hasby, santri 18 tahun penyuka senja dan kopi. Menurutnya, menulis dan membaca itu bukan hobi, tapi kebutuhan. 
Comment

Gubuk Inspirasi
Gubuk Inspirasihttps://gubukinspirasi.com/
Gubuk Inspirasi adalah website berita sehari-hari yang berisi berbagai berita dan tulisan hangat dan ringan untuk menemani hari-harimu. Berkembang dan terus berevolusi secara perlahan dan pasti sembari membangun dan membentuk identitas sebagai sebuah website berita yang berbeda dan menarik Kirimkan tulisan dan karyamu ke redaksi kami melalui form kirim tulisan yang tersedia

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terpopuler

Verified by MonsterInsights